Pages

Tampilkan postingan dengan label MyDiary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MyDiary. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Februari 2012

Kenangan Terakhir: Tanti Herdiana

Adalah seorang teman yang energic, bersahabat dan murah senyum..


Tanti Herdiana..

Kini, bayangmu tinggallah kenangan..

Suaramu tinggallah ngiangan..

Canda tawamu tinggallah cerita..

Hari-hari bersamamu sungguh tak terlupakan..



Selamat jalan kawan..

Semoga amalmu menjadi sangu hidup di alam sana..

Semoga arwahmu bisa bersemayam tenang di sisi-Nya..

dan, Semoga dosamu seluruhnya diampuni oleh-Nya..

23.02.2012































Terakhir makan pizza bersamanya (hikzzz) #sedihkarnateringat T___T


We all love you.. :-*


Love,
Nyonya Usman



Rabu, 11 Januari 2012

Penyakit Hati



Ada yang tahu tentang "Penyakit Hati"?


Penyakit hati di sini bukan hepatitis atau liver dan sejenisnya. Melainkan hal-hal negatif yang dapat mengotori hati manusia.

Sebelum hati kita menjadi keruh, ketahuilah hal-hal yang dapat mengotori hati:


1. Iri hati
    Sifat ini membuat kita selalu merasa tidak senang dengan kesenangan, kebahagiaan, keberuntungan, dan kesuksesan orang lain. Kita pun cenderung berusaha menyaingi orang itu dengan berbagai cara. Bahkan terkadang, kita ingin merusak kesenangan itu. Namun, jika rasa iri lebih ke arah kebaikan, seperti ingin sukses agar dapat menyebarkan ilmu di kemudian hari atau iri untuk menyebarkan kebahagiaan kepada orang lain, itu boleh-boleh ajah loh.


2. Provokatif
    Sifat ini membuat kita berusaha untuk selalu mempengaruhi orang lain melakukan tindakan yang kurang baik. Misalnya: menulari kebencian kita kepada orang lain atau memanas-manasi dengan tujuan menimbulkan permusuhan atau melahirkan kebencian dengan orang itu kepada orang lain.


3. Menebar fitnah
    Inilah kegiatan menyebarkan kejelekan orang lain sehingga nama baik orang itu tercemar atau membohongi seseorang agar menimbulkan kebencian.


4. Berburuk sangka
    adalah sifat yang selalu mencurigai atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa disertai bukti yang jelas.


5. Ingkar janji
    Penyakit hati ini berupa sikap yang tidak bertanggung jawab atau mangkit atas amanat atau kepercayaan yang telah dilimpahkan orang lain kepada kita. Biasanya disertai bohong dan mengobral janji. Orang yang sering ingkar janji berisiko tidak disukai orang di sekitarnya dan kemungkinan besar tidak akan dipercaya lagi untuk mengemban suatu tanggung jawab di kemudian hari.




So what?



Bagaimana caranya agar terhindar dari penyakit hati?



Belajarlah dari setiap apa yang kita lakukan kita niat ikhlas lillahi ta'ala. Banyaklah bersyukur dan banyak berdoa. Ketahuilah, seseorang yang berpenyakit hati, hatinya akan sibuk menyiksa diri. Hati tersiksa karena iri, dengki, dan sebagainya, yang hanya membuatnya capek. Sibukkan hati dan diri kita dengan mengerjakan amal sehingga hati akan menjadi suci di hadapan Allah.


Penyakit hati hanya akan menimbulkan penyakit fisik yang lain (ie: stres, jantung, dll). Jika ada permasalahan dalam hidup, sederhanakanlah. Jangan mendramatisir atau melebih-lebihkan. Sesungguhnya yang berlebihan itu datangnya dari syetan.


Lalu, sudahkan Anda terhindar dari penyakit hati? kalau belum, segeralah untuk menyadarinya dan bertaubat. Sesungguhnya segala yang ada di dunia ini hanyalah milik-Nya, Tuhan semesta alam.



PS: Semoga tulisan ini bermanfaat, pengalaman teman yang berpenyakit hati dan saya sebagai sasaran dari penyakit hatinya. Semoga teman saya segera sadar atas sikap dan perbuatannya, amin.





Love,
Nyonya Usman



Selasa, 03 Januari 2012

#Menangis Berdua


mencintaimu..
aku tenang
memilikimu..
aku ada
disetiap engkau membuka mata

merindukanmu..
slalu kurasakan
slalu memelukmu..
penuh cinta
itu yang slalu aku inginkan

kau mampu membuatku tersenyum
dan kau bisa membuat nafasku lebih berarti

kau jaga selalu hatimu
saat jauh dariku
tunggu aku kembali

ku mencintaimu slalu
menyayangimu sampai
akhir menutup mata





Di malam pergantian tahun biasanya kebanyakan orang pergi untuk merayakan atau kumpul bersama sambil melewati indahnya pesta kembang api dan bunyi terompet. Tapi aku enggak. Tahu kenapa??aku menangis. Selain terpisahnya jarak, ruang, dan waktu. Aku tak bisa meninggalkan rumah karna dia yang sedang sakit. Aku tak bisa bersenang-senang walau bersama teman"ku saat dia sakit. Ku temani dia via phone sambil mendengar riuhnya suara terompet dan kembang api di sekeliling rumah.

dia: kok enggak pergi?
aku: gpp, lagian gerimis kok (walau sebenarnya enggak terlalu gerimis)
dia: pergi aja kalau emang mau pergi
aku: enggak, aku nemeni di sini aja

Tiba" berlinanglah air mataku.
Aku bukan sedih karna tak bisa ikut teman" ngumpul tapi aku sedih karna sudah memasuki tahun yang baru. Ada banyak hal yang belum aku capai di tahun yang lalu. Kini tahun sudah berganti. Umur juga telah bertambah. Tetapi aku harus bersyukur. Tahun kemarin aku telah dipertemukan Mr. Right (red: dia) yang kini akan menjadi pendamping hidupku untuk sekarang dan selamanya. 


Aku bahagia bersamanya. Berharap semua anganku di tahun ini bisa tercapai semua, amin. Itulah mengapa aku menangis. Dia pun menangis. Komitmen yang telah terbentuk harus selalu tetap terjaga untuk melanjutkan hidup yang lebih baik dan bahagia nantinya bersama dia yang selalu di sampingku. 



"Sekali lagi kuucapkan selamat tahun baru
Semoga menjadi awal yang lebih baik"



Love,
Nyonya Usman



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...